Beautiful Live

Berharap bulan ini menjadi awal kebangkitan dan memetik begitu banyak pelajaran, setelah bulan sebelumnya ujian dan cobaan mengiringinya, mulai anak yang sakit, istri, termasuk saya sendiri yang seolah olah silih berganti bak arisan menurut teman saya, tetapi itulah cara Tuhan membesarkanku…Terima Kasih ya Allah! Alhamdullilah, sekarang sudah kembali pada keadaan semula anakku bisa tersenyum, bernyanyi bahkan berloncat loncat menirukan gerakan dan merdunnya sang pujaan “Barney n Friend” begitu pula istriku meskipun belum pulih seperti semula paling ga sudah mulai beraktifitas, baik di rumah maupun di kantor.

Menikmati hari ini dan saat inilah cara terbaik dan bijak untuk menikmati kehidupan, terkadang saya juga berfikir sudah terlalu banyak waktu waktu yang hilang begitu saja entah diwaktu kecil, atau remaja tanpa begitu banyak makna!seperti sebuah cerita sebutlah seorang anak tersebut bernama “Lucky” begitu beruntungnya si lucky ini…mempunyai orang tua yang begitu menyanyanginya, apapun yang ia inginkan pasti terpenuhi, begitu pula di sekolah hampir satu sekolah sangat perhatian padanya, suatu saat Lucky ingin mencari keberuntungannya di hutan, maka iapun pergi ke sebuah hutan. Di sana ia bertemu dengan peri dan karena keberuntungannya  iapun diberikan hadiah, hadiah tersebut adalah mesin waktu, yang bisa semaunya ia putar ke masa yang akan datang, tetapi  tidak bisa memutar waktu untuk kembali ke masa lalu. Dengan leluasa sang anak inipun memulainya dengan memutarnya ke masa remaja, bosan dengan masa remaja iapun memutarnya ke masa perkawinan,bosan dengan masa tersebut yang menjenuhkan iapun memutarnya ke masa kakek – kakek, itupun tak menutup rasa kejenuhan. Pada akhirnya sang Lucky yang sudah menjadi kakekpun sadar, begitu banyak masa-masanya yang terlewatkan dan tanpa makna. Masa kecil yang penuh keceriaan, masa remaja yang begitu menyenangkan dan masa pacaran yang begitu penuh cinta, saat dan punya anak yang begitu bahagia bersamannya, sampai-sampai ia lupa menyanyangi orang tuannya hingga keburu meninggal. Karena penyesalan itulah akhirnya kakek Lucky inipun pergi ke hutan untuk mencari sang peri dan memohon untuk dikembalikan pada waktu itu. Itulah mungkin sekilas cerita, bagaimana waktu -waktu dan saat-saat adalah begitu berharga. Hal terpenting buatku sekarang adalah saat/sekarang ini, siapa yang terpenting adalah orang disekitar kita…termasuk yang lebih penting lagi adalah keluarga. Dan itulah kebahagiaan yang utama, karena ia berada di dekat kita. Jika tidak ingin bahagia, musuhilah atau berkelahilah dengan orang di sekitar kita. Saya sadar begitu banyak kekurangan pada diri saya, bahkan begitu banyak kesalahan tetapi memulai saat ini dan mensyukurinya adalah cara terbaik buatku. Terlalu banyak harapan buatku yang begitu mengecewakan karena tidak dipertemukan. Bahkan terkadang harapan bisa menjadi sosok yang mendikte kita,dan memaksa kita. Bukan tidak setuju pada harapan tetapi mengembalikan harapan sebagaimana mestinya yaitu sebagai motivasi,bukan segalanya yang semaunya yang pada akhirnya melukai kita ketika harapan itu tidak terpenuhi. Jadi, memulai harapan dengan berbuat terbaik dan mensyukuri hari ini adalah investasi buat harapan yang akan datang.

Begitu banyak ketertarikan kita kepada magnet kebahagiaan, seolah menjadi komuditi yang terus diburu dan di beli, baik di beli melalui mobil mewah, rumah megah atau jabatan yang enak dan prestise! Tetapi apa yang ia dapatkan, merekapun tanpa henti untuk memburunya seolah merekalah yang jadi dikejar dengan komoditi tersebut tanpa menemukannya.

Beberapa hari ini, ga tau kenapa saya kepikiran dengan orang tua saya…mungkin bukan hanya secara materi telah memberikannya tetapi begitu banyak yang telah ia curahkan buatku. Dalam benakku begitu kayannya diriku, mempunyai orang tua, saudara, bahkan anak istriku yang begitu menyayangiku….rasa syukurku yang tiada henti. Meskipun tekadang diriku mendapati disana sini kekurannganku tetapi merekalah kekayaannya, terima kasih Ya Allah….

 

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s